Asumsi ilustrasi
- Harga nasi box Rp22.000 per porsi.
- Biaya variabel per porsi Rp13.000: nasi, lauk, sayur, box, dan gas.
- Biaya tetap per bulan Rp1.500.000: peralatan dan listrik kulkas Rp500.000, langganan aplikasi pesan Rp300.000, transportasi belanja Rp700.000.
Langkah 1: kontribusi per porsi
Kontribusi = Rp22.000 − Rp13.000 = Rp9.000 per porsi
Langkah 2: titik impas
Titik impas = Rp1.500.000 ÷ Rp9.000 = 166,7, dibulatkan ke atas menjadi 167 porsi
Pembulatan ke atas penting karena 166 porsi belum menutup seluruh biaya. Omzet pada titik impas adalah 167 × Rp22.000 = Rp3.674.000.
Langkah 3: rencana penjualan
Jika target penjualan 20 porsi per hari selama 25 hari kerja, total 500 porsi. Laba sebelum gaji pemilik adalah 500 × Rp9.000 − Rp1.500.000 = Rp3.000.000.
Yang perlu dicatat
Katering sering menerima pesanan besar yang harganya lebih murah. Hitung kontribusi per porsi untuk pesanan seperti itu sebelum menerimanya, karena selisihnya bisa sangat tipis.