Asumsi ilustrasi
- Contoh satu produk: minyak goreng 1 liter, HPP Rp14.000, harga jual Rp16.000.
- Biaya tetap per bulan Rp3.900.000: sewa Rp2.000.000, listrik Rp400.000, gaji Rp1.500.000.
- Margin kotor rata-rata seluruh barang diperkirakan 15 persen dari omzet.
Langkah 1: margin per produk
Minyak goreng: laba Rp2.000, margin = 2.000 ÷ 16.000 × 100 = 12,5 persen
Markup = 2.000 ÷ 14.000 × 100 = 14,3 persen
Margin dan markup sering tertukar. Margin dihitung dari harga jual, sedangkan markup dihitung dari HPP. Lihat penjelasan di glosarium margin dan glosarium markup.
Langkah 2: omzet impas
Omzet impas = Biaya tetap ÷ Margin kotor rata-rata = Rp3.900.000 ÷ 0,15 = Rp26.000.000 per bulan
Artinya, toko ini harus menjual sekitar Rp26 juta per bulan agar biaya tetapnya tertutup. Jika omzet rata-rata Rp30 juta, laba kotor sebelum pajak adalah Rp4,5 juta.
Catatan
Cara ini hanya perkiraan. Jika campuran barang berubah, margin rata-rata juga berubah. Hitung ulang setiap tiga atau enam bulan atau ketika Anda mengubah banyak harga.